Laman

SELAMAT DATANG DI ZMID

"ZMID" adalah kulasan berita yang berisi tentang Politik dan dunia militer baik dalam maupun luar negeri.

Minggu, 07 Oktober 2012

Korea Selatan Perpanjang Jangkauan Rudalnya


SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan mengumumkan negara itu mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk memperpanjang jangkauan rudalnya hingga hampir tiga kali lipat. 

Penasehat Keamanan Korea Selatan Chun Yung-Woo mengatakan berdasarkan kesepakatan itu Korea Selatan sekarang dapat meluncurkan rudal dengan jangkauan 800 kilometer atau lebih jauh dari jangkauan saat ini 300 kilometer. 

"Alasan utama mengapa pemerintah merevisi pedoman rudal ini adalah mencegah provokasi oleh Korea Utara. Bila Korea Utara melakukan serangan bersenjata atau provokasi terhadap kita, maka kita akan membuat potensi rudal nuklir Korea Utara menjadi tidak berdaya pada tahap awal," kata Chun Yung-Woo ketika mengumumkan kesepakatan di Seoul, Minggu(7/10). 

Berdasarkan kesepakatan dengan Amerika Serikat sebelumnya yang menjamin keamanan nasional Korea Selatan, jangkauan rudal Korea Selatan hanya 300 kilometer. 

Namun revisi dilakukan setelah Korea Utara berusaha meluncurkan roket jarak jauh pada April meskipun upaya itu gagal.

Menjangkau Korea Utara

Chun Yung-woo mengatakan muatan maksimum rudal dengan jangkauan 800 kilometer tersebut tetap sebesar 500 kilogram, tetapi rudal jarak lebih dekat mempunyai kapasitas angkut lebih besar. 

"Kami memperpanjang jangkauan rudal balistik dari 300 kilometer menjadi 800 kilometer. Dan batas daya muatannya adalah 500 kilogram untuk rudal balistik dengan jangkauan 800 kilometer, tetapi kami menerapkan sistem tukar --bila jangkauan rudal dikurangi maka berat muatan bisa ditambah," jelas Chun Yung-woo. 

Wartawan BBC di ibukota Korea Selatan, Seoul, Lucy Williamson melaporkan rudal Korea Selatan sekarang bisa menjangkau suluruh wilayah Korea Utara. 

Upaya peluncuran rudal Korea Utara pada April lalu, lapor Williamson, menambahkan kekhawatiran Korea Selatan mengenai kemampuannya untuk meredam ancaman dari negara tetangga. 

Amerika Serikat saat ini menempatkan 28.500 tentara di Korea Selatan dan menjamin adanya "payung" nuklir bila mendapat serangan atom. Sebagai syaratnya, Seoul harus bersedia membatasi kemampuan rudalnya.


Sumber: Kompas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

KOMEN POSITIF "OK"