Laman

SELAMAT DATANG DI ZMID

"ZMID" adalah kulasan berita yang berisi tentang Politik dan dunia militer baik dalam maupun luar negeri.

Sabtu, 01 September 2012

Kedatangan 4 Super Tucano Kian Memperkuat Jajaran TNI AU


Super Tucano memiliki, di antaranya, kemampuan serang antigerilya.

Empat pesawat tempur taktis Super Tucano EMB-314 buatan Brasil akan kembali tiba pada Januari 2013. Kedatangan secara bertahap itu seterus dilakukan hingga lengkap menjadi satu skadron, yakni 16 unit pesawat Super Tucano.

"Pada Januari 2013 akan datang kembali empat unit Super Tucano. Pesawat ini akan terus berdatangan ke Indonesia hingga mencapai 16 unit atau satu skadron," kata Wakil KSAU Marsdya Dede Rusamsi, usai menyambut kedatangan empat pesawat Super Tucano dari Lanud Suwondo (Medan) diawaki oleh delapan pilot asal Brasil, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu.

Empat pesawat yang dibeli TNI AU dari produsen pesawat Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer) di Sao Paulo, Brasil itu mendarat mulus di Lanud Halim Perdanakusuma.

Kehadiran Super Tucano ini akan menggantikan peran OV-10 Bronco yang dinyatakan "grounded" atau tidak lagi dioperasikan oleh Mabes TNI AU. Pesawat dari negeri Samba itu memiliki kemampuan serang antigerilya, pengendali udara depan, dukungan udara dekat, penyekatan dan pertahanan udara (kecepatan rendah), dengan kemampuan tambahan sebagai pesawat latih dan fungsi pengawasan udara.

Menurut dia, pesawat Super Tucano yang dibeli dari Embraer, Brasil itu akan dilengkapi dengan persenjataan yang ada, sesuai dengan kontrak. Kita pesan pesawat Super Tucano lengkap dengan senjatanya," katanya.

Harga paket pesawat itu, tambah Dede, untuk delapan unit pesawat sebesar 143 juta dolar Amerika Serikat.

Mengenai penerbang yang akan disiapkan untuk pesawat Super Tucano, kata dia, pembinaan terhadap penerbang TNI AU dilakukan secara berkesinambungan. Bisa saja, penerbang dari OV-10 Bronco atau penerbang lainnya yang sebelumnya mendapatkan pelatihan di Brasil.

"Kita akan sesuaikan dengan kapabilitas penerbang yang bersangkutan," ujarnya seraya menambahkan untuk pemeliharaannya sendiri TNI AU sudah memiliki tim yang sebelumnya mendapatkan pelatihan.

Pesawat Super Tucano TNI AU ini memiliki dasar doreng abu-abu dengan tambahan lukisan moncong hiu berwarna merah sesuai dengan tradisi Skadron Udara 21 sejak pesawat P-51 Mustang.

EMB-314 merupakan pesawat Light Attack Turboprop yang sangat ideal untuk melaksanakan misi COIN (Counter Insurgency) dengan presisi tinggi dan dapat dioperasionalkan pada malam hari. Setiap pesawat dilengkapi dua senapan mesin dan lima hard COIN di sayap. Pesawat bisa mengangkut rudal dan bom seberat 1,5 ton.

EMB-314 Super Tucano ditenagai oleh mesin turboprop asal Kanada Prat & Whitney PT6A-68A berdaya 1600 tenaga kuda. Mesin ini telah dilengkapi dengan sistem pemantau dan kontrol otomatis.


Sumber: BERITAsatu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

KOMEN POSITIF "OK"