Laman

SELAMAT DATANG DI ZMID

"ZMID" adalah kulasan berita yang berisi tentang Politik dan dunia militer baik dalam maupun luar negeri.

Rabu, 18 April 2012

PBB Minta Indonesia Kirim Tim Pemantau ke Suriah

JAKARTA-(IDB) : Krisis politik dan kemanusiaan di Suriah terus berkepanjangan. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pun meminta pemerintah RI untuk mengirimkan tim observer (pemantau) ke negara yang tengah dilanda konflik bersenjata tersebut.

"Yang kita kirim nanti observer, bukan pasukan perdamaian. Tadi pagi Sekjen PBB (Ban Ki-Moon, red) minta melalui Pak Marty Natalegawa (menlu)," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, melalui telepon, Senin (16/4/2012).

Indonesia merupakan salah satu dari sejumlah negara yang diminta PBB untuk mengirimkan tim pemantau ke Suriah. PBB menilai Indonesia memiliki tenaga yang kompeten mengawasi gencatan senjata antar dua pihak bertikai di Suriah.

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyatakan persetujuannya terhadap permintaan tersebut. SBY lalu memerintahkan Menlu Marty Natalegawa untuk mempersiapkan tim pendukung yang dibutuhkan PBB.

"Presiden juga menekankan agar gencatan senjata di Suriah bisa efektif," sambung Julian.

Kekerasan bersenjata antara pasukan pendukung presiden Bashar Assad dengan kelompok oposisi bersenjata telah berlangsung sejak tahun lalu. Kelompok oposisi dan masyarakat Suriah mendesak Assad mundur dari presiden. Namun tuntutan tersebut dijawab dengan menggunakan kekuatan militer. Lebih dari 6.000 orang tewas dari kedua pihak sejak konflik itu pecah. Saat ini, genjatan senjata sedang diberlakukan sejak Kamis (12/4). PBB pun akan mengirimkan tim pemantau ke Suriah dari sejumlah negara yang dipercayai.

Sumber : Detik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

KOMEN POSITIF "OK"