Halaman

Powered By Blogger

SELAMAT DATANG DI ZMID

"ZMID" adalah kulasan berita yang berisi tentang Politik dan dunia militer baik dalam maupun luar negeri.

Jumat, 19 Oktober 2012

Markas Militer Israel Dirampok, Senjata Dicuri

Foto : Pasukan Israel (huffingtonpost) 
Foto : Pasukan Israel (huffingtonpost) 
 
YERUSALEM - Sekelompok bertopeng menyerbu markas pasukan Israel di wilayah utara tepat pada hari ini. Mereka pun menjarah isi markas militer itu dan mengikat para pasukan. Usai beraksi, mereka langsung melarikan diri.

Empat orang Perampok itu menyerang Kamp Naftali yang terletak sekira 16 kilometer dari Laut Galilee. Mereka mengikat para pasukan dan mencuri pistolnya. Demikian, seperti diberitakan Times of Israel, Jumat (19/10/2012).

Polisi militer Israel yakin, tersangka mendapatkan bantuan dari militer Israel yang berada di kamp tersebut. Mereka pun langsung menggelar penyelidikan atas peristiwa ini.

Militer Israel juga belum sanggup mengidentifikasi pelaku penyerangan markas militer itu. Para tersangka memasuki ruangan sersan dan langsung mencuri persenjataan para pasukan Negeri Yahudi.

Peristiwa ini bukanlah peristiwa pencurian senjata pertama yang terjadi di markas militer Israel. Pada Juli lalu, warga Palestina berhasil menginfiltrasi pos militer Israel di Lembah Yordania dan merebut senjata-senjata para pasukan. Meski demikian, mereka berhasil diamankan.
 
 
Sumber: Okezone

Australia's first F-35 nears assembly milestone

 Commonwealth of Australia

Production activities on Australia's first F-35 Joint Strike Fighter will make a significant advance early next month, according to a Lockheed Martin programme official. 

Speaking to Flightglobal in London on 17 October, vice-president F-35 programme integration and business development Steve O'Bryan said the first part of the aircraft's centre fuselage is due to be loaded into a jig at Northrop Grumman's Palmdale site in California on 1 November.

The conventional take-off and landing F-35A is one of two Australian aircraft contained within Lockheed's sixth low-rate initial production contract, which covers deliveries in 2014.

Canberra has so far funded the acquisition of two F-35s to support initial ground and aircrew training activities to be performed in the USA. It could eventually buy up to 100 production examples for the Royal Australian Air Force, with the stealthy type (pictured above in model form at the 2009 Avalon air show) to replace its legacy Boeing F/A-18A/B Hornets.

An Australian decision on whether to order its next planned batch of 12 aircraft is due to be taken in 2014 or 2015, with this having been deferred from an original date during 2012 in a bid to save costs associated with the programme.



Sumber:  Flightglobal

Danlanal Denpasar: Berharap Indonesia Bisa Beli Kapal Seperti USS Green Bay


INILAH.COM, Denpasar - Kapal USS Green Bay (LPD-20) milik Angkatan Laut Amerika Serikat bersandar di Bali. Kapal berbobot 28 ribu ton dengan panjang 208,5 meter itu awalnya berlayar mulai dari pangkalan AL di California menuju Pearl Habour ke Timor Leste sebelum akhirnya tiba Bali.

Menurut Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) I Wayan Suarjaya menyatakan kapal AS ini sangat bagus karena didukung dengan peralatan canggih. "Kapal ini sangat bagus. Kita harapkan ke depan Indonesia bisa membeli kapal seperti ini. Selama berada di Bali TNI AL kita dan AS akan ada banyak kerja sama," ujar Suarjaya, Jumat (19/10/2012).

Sementara itu, Commanding Officer UUS Green Bay (LPD-20) Putn AM Browne menegaskan kapal yang dibuat pada tahun 2005 dan dioperasikan tahun 2009 itu tak diperuntukkan di zona perang. "Kapal ini hanya kapal pendukung bagi perang. Kapal ini untuk kapal latih," ungkap Browne, di Pelabuhan Benoa, Bali.

Browne mengaku pasukan AL AS yang membawa pasukan hingga seribu prajurit dan berada di Bali hingga hari Minggu lusa ini akan berlatih bersama dan TNI AL. "Hari Minggu kami berangkat. Kami sendiri belum tahu tujuan kami selanjutnya setelah dari Bali. Nanti kami akan menerima perintah pada hari Minggu itu. Kapal ini tidak terlibat perang, hanya berlatih. Kapal ini setting terlibat dalam misi kemanusiaan," imbuh Browne, didampingi Danlanal Denpasar, Kolonel Laut (P) I Wayan Suarjaya.

Robinson menegaskan kapal ini diperuntukkan membawa pasukan ke pantai dalam rangka pengamanan. Kapal ini sering dipergunakan untuk misi kemanusiaan. Indonesia menjadi negara tujuan pelabuhan kapalnya oleh karena kedua negara memiliki hubungan yang sangat baik.


Sumber: Inilah.com

Kamis, 18 Oktober 2012

Rusia Peringatkan Turki dengan Pasang Rudal S-400 di Perbatasan



Rusia mereaksi bergabungnya Turki dengan program perisai anti-rudal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dengan menempatkan rudal-rudal S-400 di dekat perbatasan dengan Turki.
 
Fars News mengutip Debka File (18/10) melaporkan, rudal-rudal S-400 itu ditempatkan di dekat perbatasan dengan Turki di selatan Rusia. 
 
Juru Bicara Angkatan Bersenjata Rusia dalam hal ini mengatakan, penempatan rudal-rudal S-400 itu dalam rangka mereaksi kebijakan Turki karena telah bergabung dengan perisai anti-Rudal NATO, karena program tersebut merupakan ancaman bagi Rusia.
 
Ditegaskannya bahwa rudal tersebut mampu menghancurkan berbagai jenis pesawat dan rudal balistik.  
 
Sumber-sumber di Debka File menyebutkan bahwa selain masalah perisai anti-rudal NATO, Rusia juga berniat memperingatkan bahwa Moskow tidak akan menolerir kemungkinan aksi-aksi Turki seperti memaksa pesawat komersial Rusia yang terbang menuju Suriah. Tidak hanya itu, Rusia juga berencana akan menembak jatuh pesawat Turki yang lancang terjun ke krisis Suriah. 
 
Penempatan rudal-rudal S-400 itu di selatan Rusia akan rampung hingga akhir tahun ini.


Sumber: Irib