Halaman

Powered By Blogger

SELAMAT DATANG DI ZMID

"ZMID" adalah kulasan berita yang berisi tentang Politik dan dunia militer baik dalam maupun luar negeri.

Selasa, 17 Juli 2012

16 Unit Pesawat F-16 Hadir di Pekanbaru Tahun 2014


PEKANBARU (RP) - Sebanyak 16 unit pesawat tempur F-16 bakal hadir di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Realisasi kehadiran F-16 ini pada 2014 mendatang.

Sebelumnya 2013, Lanud yang menjadi induk tempur wilayah barat Sumatera ini akan dikembangkan menjadi tipe A.

‘’Untuk proses naik kelas dari B ke tipe A ini, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru tinggal pelaksanaan. SK presiden sudah keluar melalui Panglima TNI AU,’’ kata Danlanud Kolonel Pnb Bowo Budiarto SE, melalui Kepala Dinas Logistik, Letkol Tek P Siboro saat menjamu wartawan di VIP Room Lanud, Senin (16/7).

Dijelaskannya, syarat untuk naik kelas, jauh-jauh hari sudah dilakukan, dan hal yang paling penting itu adalah penambahan satu Skadron tempur lagi yang sudah dirancang pembangunannya.

‘’Saat ini kami sudah merancang pembangunan satu skadron tambahan untuk memenuhi syarat naik kelas pangkalan ini, namun untuk pelaksanaanya masih menunggu instruksi. Lokasi hanggarnya sudah disiapkan,’’ tambah Siboro yang saat acara didampingi juga oleh Kepala Dinas Personel Letkol Adm Robert Simanjuntak, Komandan Skatek 045 Letkol Tek Shobarul, Danyon 462 Paskhas Letkol Pasukan Supomo, dan juga Kapentak Kapten Sus Filfadri.

Jika penambahan satu skadron sudah selesai, artinya skadron sudah mencukupi dua, maka untuk proses masuknya F-16 dapat menjadi kenyataan. Untuk satu skadron itu diperkirakan cukup menampung 16 unit F-16.

‘’Untuk syaratnya harus ada dua skadron udara di pangkalan udara. Saat ini baru satu skadron yaitu skadron udara 12. Sementara yang akan dibangun itu adalah skadron 16,’’ ujarnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Personil Letkol Adm Robert Simanjuntak, alasan dinaikkan kelas Lanud Roesmin Nurjadin, sesuai dengan letaknya yang strategis dalam melakukan pengamanan dari ancaman dari pihak luar.

‘’Jika ini dapat terealisasi, maka untuk pangkalan yang berstatus tipe itu Lanud Roesmin Nurjadin merupakan yang ke tujuh. dan untuk wilayah Sumatera merupakan yang pertama,’’ jelasnya.


Sumber : RiauPos

Kapal Tempur AS Lepaskan Tembakan di Teluk Persia

Foto : USNS Rappahannock (Reuters)
Foto : USNS Rappahannock (Reuters)
DUBAI - Seorang nelayan India terbunuh dan tiga orang lainnya terluka setelah Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) di kapal USNS Rappahannock melepaskan tembakan. AL AS terpaksa melakukan penembakan karena ada kapal kecil yang mengabaikan peringatan AS dan terus mendekati USNS Rappahannock.

Juru bicara AL AS mengatakan, USNS Rappahannock menembakkan senjatanya ke sebuahg kapal kecil. Kapal itu mengabaikan perintah AL AS yang memintanya untuk menjauh, namun mereka mengabaikannya dan terus melesat hingga mendekati kapal AS yang berlayar di Dubai, Uni Emirat Arab.

Saat ini, AL AS masih menyelidiki detil-detil dari peristiwa itu. Uni Emirat Arab mengatakan bahwa kapal yang ditembak AS adalah kapal nelayan yang berisikan empat warga India dan dua orang warga Uni Emirat Arab.

AL AS juga mengatakan, peristiwa ini merupakan peristiwa yang umum terjadi. Beberapa kapal Iran sempat mengganggu aktivitas kapal tempur AS di wilayah itu, namun sepertinya kapal yang baru saja ditembak bukanlah kapal Iran. Demikian, seperti diberitakan ABC, Selasa (17/7/2012).

Pada 2000 silam, kapal destroyer USS Cole diserang oleh militan Al Qaeda Yaman. Al Qaeda menggunakan kapal kecil yang sudah diisi dengan bahan peledak. Serangan bunuh diri itu menewaskan 17 orang warga AS. Hal itulah yang menyebabkan AS selalu khawatir bila menyaksikan sebuah kapal kecil yang mengganggu aktivitas armada tempurnya di laut.

Tepat pada Minggu pekan lalu, Pentagon melaporkan bahwa armada laut ketiga sudah dikerahkan. Kelompok armada laut itu dipimpin oleh kapal induk USS John Stennis dan akan beroperasi selama empat bulan. Pengerahan itu juga ditujukan untuk memberi peringatan ke Iran dan melakukan operasi penyapuan ranjau laut
 
 
Sumber:Okezone.com

Senin, 16 Juli 2012

Prancis: Israel Bisa Mempermalukan Iran dalam Perang



PARIS - Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan, Israel sudah merencanakan serangan ke Iran dengan baik. Sementara itu salah satu pejabat Prancis juga yakin, Israel sanggup mempermalukan Iran dalam peperangan.

Hollande sepakat akan penjatuhan sanksi tambahan ke Negeri Persia. Bersamaan dengan itu, Hollande juga mendesak Iran agar menghentikan program nuklirnya dan bergabung dengan komunitas internasional.
Selain itu, Hollande juga yakin, Israel takkan sungkan untuk melakukan serangan ke Iran. Namun presiden sosialis itu menilai, segala bentuk serangan yang dilakukan Israel akan semakin memperburuk situasi di dunia ini. 
"Iran takkan sanggup melakukan serangan balasan ke Israel dan Iran akan dipermalukan dalam perang itu," ujar salah seorang pejabat Prancis, seperti dikutip Maariv, Senin (16/7/2012).
Pejabat Prancis yang tak mau disebut identitasnya itu mengingatkan kembali tentang konsekuensi-konsekuensi yang diterima Israel dalam serangan militer ke Iran. Menurutnya, Israel memang sanggup menghentikan program nuklir itu, namun kesuksesan Israel sangat terbatas dan tidak strategis.
Sejauh ini, Hollande dan sejumlah pejabat di kabinetnya cukup marah dengan Iran. Negeri Mode itu menuduh Negeri Persia mengulur-ulur waktu dan tidak berupaya untuk mencari solusi dalam setiap dialog nuklir.
Kecurigaan Barat terhadap pembangunan senjata nuklir Iran semakin meningkat dari hari ke hari. Namun Iran tetap berupaya untuk meyakinkan komunitas internasional bahwa tidak ada program untuk membangun senjata atom di negaranya. Barat juga selalu pesimis dalam menyikapi dialog-dialog nuklir Iran.

Sumber: Okezone.com

Tambah Armada, Militer AS-RI Kian Erat


VIVAnews - Seorang panglima militer AS menyambut baik membesarnya perhatian Washington atas keamanan di kawasan Asia Pasifik. Pergeseran strategi ini diyakini akan turut mempererat hubungan militer antara AS dan Indonesia.
Penilaian itu dikemukakan Laksamana Cecil Haney, Panglima Komando Armada Pasifik Angkatan Laut AS (USPACFLT) di Jakarta hari ini. Dia tengah berada di Indonesia selama dua hari untuk kunjungan pertamanya sebagai Panglima USPACFLT.
"Seperti dikemukakan Menteri Pertahanan Leon Panetta dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, Asia Pasifik merupakan kawasan yang penting bagi AS.  Kami pun menaruh komitmen kuat pada kawasan ini dan memperkuat hubungan dengan para mitra yang kredibel dan terpercaya, termasuk Indonesia," kata Haney. 
Maka, lanjut Haney, armadanya pun telah menggelar program latihan bersama seperti Pacific Twelve awal tahun ini di Indonesia dan latihan-latihan lain. Program ini menjadi elemen kunci dalam mempererat hubungan bilateral antara AS dan Indonesia. 
Menteri Panetta mengatakan bahwa pada 2020 AS akan menempatkan 60 persen kekuatan lautnya di Asia Pasifik. Ini otomatis akan menambah jumlah armada pimpinan Haney, yang sudah relatif besar. 
"Dengan kekuatan laut yang saya miliki saat ini, saya punya 50 kapal yang beroperasi di lautan setiap hari dan ini mendukung kegiatan operasional kami, termasuk dalam operasi penanggulangan bencana alam," lanjut Haney.
Dia mengaku tidak bisa memastikan berapa banyak kunjungan yang akan berlangsung dan berapa banyak personel lagi yang terlibat ke Indonesia. Namun semakin eratnya kerjasama kedua negara akan berpengaruh pula bagi makin intensifnya hubungan kedua militer. 
"Bila Pemerintah Anda ingin melibatkan lebih banyak lagi, mungkin bisa kami lakukan. Namun hal itu diserahkan kepada kerjasama antar Pemerintah dan antar Angkatan Laut," kata Haney.

Sumber: VIVAnews